3 Gejala HIV & AIDS Pada Pria Yang Perlu Diketahui

3 Gejala HIV & AIDS Pada Pria Yang Perlu Diketahui – Penyakit HIV menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya karena dapat tingkatkan risiko alami AIDS dan sejumlah penyakit lain. Penyakit HIV di sebabkan oleh paparan virus HIV. Virus ini menjadi salah satu virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh dengan menyebabkan infeksi serta menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang di hancurkan, tubuh akan memiliki kekebalan yang semakin rendah.

Inilah yang menyebabkan pengidap HIV rentan alami gangguan kesehatan. HIV yang tidak di tangani dengan baik dapat tingkatkan risiko AIDS. Kondisi ini menjadi salah satu tahap akhir dari infeksi HIV yang menyebabkan tubuh kehilangan kemampuan untuk melawan infeksi.

Meskipun belum di temui pengobatan yang tepat, tetapi dengan melakukan perawatan dan pencegahan, penyakit ini dapat di perlambat perkembangannya. Tidak ada salahnya kenali lebih awal gejala yang muncul agar penanganan dapat di lakukan lebih dini, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pengidap.

Kenali 3 Gejala HIV dan AIDS pada Pria

Penyakit HIV maupun AIDS menjadi penyakit yang dapat di alami pria maupun wanita. Namun, gejala yang akan di alami oleh tiap pengidap akan berbeda. Tidak semua pengidap HIV mengalami gejala yang serupa.

Bahkan, ada beberapa pengidap HIV yang tidak menunjukkan gejala pada kondisi awal. Meskipun hampir serupa, ternyata ada beberapa gejala khas pada pria yang mengalami penyakit HIV, seperti:

1.Menurunnya Keinginan Seks

Pengidap HIV dapat mengalami kondisi slot bonus ini akibat testis yang tidak menghasilkan hormon testosteron yang cukup.

2.Luka pada Bagian Penis

Sebaiknya jangan abaikan munculnya luka pada penis. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya penyakit HIV pada pria. Tidak hanya penis, luka juga rentan muncul pada bagian anus. Segera gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mengenai kondisi luka yang hilang timbul pada beberapa bagian tersebut.

3.Nyeri saat Buang Air Kecil

Infeksi virus HIV dapat menyebabkan pengidap pria mengalami nyeri saat buang air kecil. Perhatikan kondisi ini lebih lanjut untuk mendapatkan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat ketika menimbulkan gangguan pada aktivitas sehari-hari.

3 Perkembangan HIV/AIDS dalam Tubuh

HIV menjadi penyakit dengan perkembangan yang cukup lama. Penyakit ini memiliki 3 Fase yang berbeda.

1.Fase Akut

Tahap ini akan menjadi tahap awal penularan. Biasanya, pengidap akan jarang menyadari bahwa dirinya mengalami paparan virus HIV. Hal ini di sebabkan gejala yang terbilang sangat ringan. Namun, dalam tahap ini, pengidap sudah memiliki jumlah virus HIV yang banyak dalam darah. Meskipun gejala ringan, tetapi pengidap sudah dapat menularkan virus HIV pada orang lain.

2.Fase Asimtomatik

Tahap ini dapat berlangsung selama 10 tahun. Saat memasuki fase asimtomatik, virus dapat di kendalikan melalui perawatan dengan terapi antiretroviral. Pada tahap ini, penularan lebih kecil terjadi di bandingkan fase akut.

3.AIDS

Fase ini menjadi tahap yang paling parah, di mana virus HIV menyebabkan penyakit AIDS pada pengidap HIV. Jumlah virus yang ada dalam darah telah merusak sebagian besar sel kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh yang sangat rendah membuat penyakit lebih rentan menyerang tubuh pengidap AIDS.