Penting Bagi Wanita Perlu Tahu Ciri-Ciri Kanker Serviks Ini

Penting Bagi Wanita Perlu Tahu Ciri-Ciri Kanker Serviks Ini – Setiap wanita perlu tahu ciri kanker serviks, karena penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, terutama wanita usia produktif. Seperti namanya, kanker serviks terjadi ketika adanya pertumbuhan sel-sel kanker di serviks atau leher rahim.

Pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali ini dapat berubah menjadi penyakit ganas yang mematikan. Namun sayangnya, penyakit ini jarang menunjukkan gejala yang jelas pada stadium awal. Itulah sebabnya pengobatan sering terlambat dilakukan.

Ciri-Ciri Kanker Serviks yang Perlu Diketahui 

Serviks atau leher rahim adalah bagian dari sistem reproduksi yang terletak dibagian bawah rahim, dan terhubung dengan vagina. Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai hal, dan yang paling umum adalah human papillomavirus (HPV) dan infeksi menular seksual.

Saat terpapar HPV, sistem kekebalan tubuh biasanya mencegah virus untuk menimbulkan masalah. Pada beberapa orang, virus terus bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun, menyebabkan beberapa sel serviks menjadi sel kanker.

Baca Juga: 9 Cara Turunkan Asam Lambung Tanpa Obat

Setiap wanita perlu waspada dan mengetahui beberapa ciri-ciri kanker serviks yang umum dialami. Dengan begitu, pengobatan bisa segera diberikan dan perkembangan kanker bisa diperlambat atau dicegah menjadi lebih buruk.

Meskipun pada awalnya tidak menunjukkan gejala, bukan berarti kanker serviks tidak bisa dikenali sama sekali. Ada beberapa ciri yang bisa menjadi tanda jika kamu mengalami kelainan pada serviks.

Berikut ini ciri-ciri kanker serviks yang perlu diketahui:

1.Perdarahan Abnormal di Luar Siklus Menstruasi

Perdarahan abnormal di luar siklus menstruasi adalah salah satu ciri kanker serviks yang perlu diwaspadai. Termasuk saat berhubungan intim, dan di masa menopause.

Selain itu, waspadai juga jika perdarahan menstruasi lebih banyak dari biasanya. Sebab ini juga bisa menjadi ciri dan tanda awal kanker serviks. Jika mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter.

2.Keputihan Tidak Wajar 

Keputihan adalah hal yang umum terjadi pada wanita, bahkan yang sehat sekali pun. Namun, kamu perlu mewaspadai keputihan yang tidak wajar, seperti berbau, bertekstur aneh, dan menyebabkan iritasi serta gatal pada vagina.

Keputihan yang tidak wajar ini bisa menjadi salah satu ciri kanker serviks. Maka dari itu, jika kamu mengalami keputihan yang tampak tidak biasa, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

3.Masalah Buang Air Kecil

Merasakan adanya masalah saat buang air kecil juga dapat menjadi salah satu ciri-ciri dari kanker serviks. Kamu bisa mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil atau sulit untuk menahannya, tetapi terasa sakit saat urine keluar dari tubuh. Namun, gejala ini bisa saja terjadi karena penyakit lainnya, seperti infeksi saluran kemih. Segera pastikan jika kamu merasakan masalah ini pada dokter.

4.Nyeri saat Berhubungan Intim

Pada tingkat yang lebih parah, kanker serviks juga bisa menimbulkan gejala berupa nyeri saat berhubungan intim. Terutama di sekitar panggul. Nyeri yang muncul bisa membuat tidak nyaman, bahkan menyiksa. Meski begitu, ciri kanker serviks ini juga dapat disebabkan oleh penyakit lainya yang terjadi di area vagina.

5.Mudah Lelah 

Pengidap kanker serviks cenderung mudah lelah dan sering mengalami penurunan berat badan drastis. Kondisi ini terjadi karena anemia yang disebabkan oleh perdarahan tidak normal pada vagina.

Kondisi ini bisa membuat tubuh mudah merasa lelah dan hal itu berlangsung sepanjang hari. Kanker serviks juga mengakibatkan penurunan nafsu makan, sehingga penurunan berat badan rentan terjadi.

6.Pembengkakan pada Tungkai

Pada stadium lanjut, kanker serviks juga dapat menyebabkan berbagai gejala dan komplikasi. Salah satunya adalah pembengkakan pada tungkai. Ini dapat terjadi ketika tumor akibat kanker menekan pembuluh darah di panggul.

Akibatnya, sirkulasi darah ke area tungkai jadi terhambat dan terjadi penimbunan cairan yang membuat tungkai menjadi bengkak.

7.Nafsu Makan Menurun

Menurunnya nafsu makan juga bisa jadi ciri kanker serviks yang perlu diwaspadai. Hal ini karena penyebaran sel kanker dapat membuat metabolisme tubuh berubah, yang akhirnya berpengaruh terhadap nafsu makan.

Pada kondisi yang berat, menurunnya nafsu makan juga dapat menyebabkan penurunan berat badan. Oleh karena itu, kamu perlu waspada terhadap penurunan berat badan, terutama yang drastis.

8.Sembelit

Pada stadium lanjut, sel kanker bisa menyebar hingga ke usus besar dan menimbulkan benjolan. Jika hal ini terjadi, akan timbul gejala berupa sembelit atau konstipasi.

9.Adanya Bercak Darah di Urine

Ciri lain dari kanker serviks adalah adanya bercak darah di urine. Jadi, perhatikanlah saat sedang buang air kecil, apakah kamu melihat adanya bercak darah atau tidak.

10.Keluar Urine atau Feses dari Vagina

Ketika sudah memasuki stadium lanjut, kanker serviks juga dapat memengaruhi fungsi vagina. Salah satu tandanya adalah keluarnya urine atau feses dari vagina.

Hal ini dapat terjadi karena fistula yang terbentuk antara vagina dan saluran kemih. Bisa juga karena fistula ani antara vagina dan anus, sehingga urine dan feses dapat melewati vagina.

Itulah beberapa ciri dari kanker serviks yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami masalah di area bagian intim, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan. Semakin cepat masalah yang terjadi diatasi, semakin baik juga penanganan yang dapat dilakukan agar seseorang yang mengalaminya dapat segera pulih.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter di ptrogers.com✔️ lebih jauh tentang ciri-ciri kanker serviks dan cek kebutuhan medis di Toko Kesehatan ptrogers.com. Ada beberapa dokter rekomendasi yang bisa kamu tanyakan langsung terkait keluhan kesehatan yang kamu alami. Berikut rekomendasinya:

  • dr. Wimpie Florentinus Panggarbesi, Sp.B(K)Onk

Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Dharma Nugraha, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat. dr. Wimpie Florentinus Panggarbesi mendapatkan gelar spesialisnya setelah menamatkan pendidikan di Universitas Indonesia, dan Universitas Sumatera Utara pada 1978 dan tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia serta Ikatan Dokter Indonesia dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.